Senin, 11 Juli 2011

Rencana Rakorkes 2011

Rencana Kegiatan Rakorkes Jajaran Kesdam IV/Diponegoro

Hari : Kamis s/d Jum'at
Tanggal : 21-22 Juli 2011
Pukul : 08.00 s/d selesai
Peserta : Seluruh Dandenkes, Ka Rumkit dan Para Kasi Kesdam IV/Diponegoro
Tempat : Rumah Sakit Tk. II 04.05.01 dr. Soedjono

Senin, 21 Desember 2009

STRUKTUR DAN SUSUNAN ORGANISASI RUMKIT TK. II dr. SOEDJONO

Kepala Rumah Sakit : Kolonel Ckm dr. Damar Ario S., Sp.B FinaCS
Wakil Kepala Rumah Sakit : Letkol Ckm dr. Supriyanto, MMR

Struktur Organisasi Rumah Sakit adalah sebagai berikut :

Ketua Komite Medik : Kolonel Ckm drg. Arry Sadewo
Wakil Ketua Komite Medik : Letkol Ckm dr. Bambang Pamungkas, Sp. JP
Sekretaris Komite Medik : Letkol Ckm dr. Noor Adi Andoko
Pns Dra. Suhastuti, Apt.

Ketua SMF Bedah : Mayor Ckm dr. I Ketut Djuli Jasa, Sp. B
Ketua SMF Umum : Mayor Ckm dr. Yudi Hardjo Wibowo, MMR
Ketua SMF Non Bedah : Mayor Ckm dr. Roedi Djatmiko, Sp. A

Ketua-ketua Panitia dalam Komite Medik

Ketua Panitia Etika Profesi : Letkol Ckm dr. Dwi Hartanto, Sp. P
Ketua Panitia Pengembangan & Pelayanan : Mayor Ckm dr. Noerjanto Rahardjo, Sp. PD
Ketua Panitia Nosokomial : Mayor Ckm dr. Sunarya, Sp. An.
Ketua Panitia Farmasi & Terapi : Mayor Ckm dr. Dwi Hartanto, Sp.P
Ketua Panitia Rekam Medik & Profesi : Mayor Ckm (K) Banun Afifah, SKM
Ketua Panitia Akreditasi : Mayor Ckm dr. Heriyanto, Sp. S
Ketua Panitia Keperawatan : Pns Adi Ponco Jatmiko, S. Kep
Ketua Panitia Kredensial : Letkol Ckm dr. Dwidjo Pratiknjo, Sp. M
Mayor Ckm (K) dr Susilowati, Sp. KK
Ketua Panitia Hospital by Law : Letkol Ckm (K) Dra. Partini, Apt.


Anggota-Anggota Komite Medik
dr. Hardi S., Sp. PD
dr. Hari Tri Lunggono, Sp. M
dr. F. Bambang Suryadi, Sp. THT
dr. Moch Haryadi, Sp. B
dr. Rusmintardi, Sp. S
dr. Jos Soejoso, Sp. Rad.
dr. Stanley Irwan D., Sp. RM
dr. Dedi Mulyana, Sp. M
drg. Indri Hastuti
dr. Sutantri, Sp. KJ
dr. H. Suryono Hadi, Sp. KJ
dr. Adi Pramono, Sp. OG
dr. Dwi Budi Darmawati, Sp. PD
dr. Miniarti
Letkol Susilo
Mayor Ckm Drs. A. Priyono, Apt.
Pns Dra. Hilda Rachdiary, Apt.
dr. Sri Winantu
dr. Susi Ifati
dr. Sri Irianti
dr. V. Ndaru SK.
dr. Desi
dr. Boy
dr. Felix
dr. Venusiana Octavia
dr. Yovan Tri I
dr. Ria Nurmala S.
dr. Noor Adi Andoko
dr. Niluh Putu W.
dr. Ludmilla Budikusuma

Minggu, 14 Desember 2008

Rabu, 22 Oktober 2008

KOMITE MEDIK


DEFINISI

Komite Medik adalah satuan organisasi non struktural sebagai wadah tenaga medis yang dipimpin oleh seorang ketua yang bertanggung jawab kepada Kepala Rumah Sakit.

TUJUAN UMUM

Komite medik dibentuk untuk meningkatkan pelayanan medik yang bermutu, bercakupan luas dan efisien, berdasar penerapan etika kedokteran dan etika rumah sakit.

TUJUAN KHUSUS

Sebagai satuan kerja di RS Dr. Soedjono, maka komite medik mempunyai tujuan khusus yaitu :

1. Memfungsikan komite medik yang didukung oleh mantapnya mekanisme dan tata laksana organisasi.

2. Terlaksananya proses manajemen di lingkungan komite medik yang berdaya guna serta dilandasi oleh visi, misi dan etika rumah sakit maupun etika kedokteran.

3. Terlaksananya kelancaran Staf Medis Fungsional dalam menjalankan tugas pelayanan medik yang didukung oleh profesionalisme yang tinggi.

4. Terciptanya suatu sistem informasi di lingkungan komite medik.

5. Terakomodasinya usulan program pelayanan baik dari poliklinik maupun di rawat inap.


TUGAS POKOK

Komite medik mempunyai tugas :

1. Menyusun standar pelayanan medis.

2. Memberikan pertimbangan kepada Kepala Rumah Sakit dalam pembinaan, pengawasan dan penilaian mutu pelayanan medik. Monitoring dan evaluasi penggunaan obat di rumah sakit.

3. Memberikan pertimbangan kepada Kepala Rumah Sakit tentang penerimaan tenaga medik untuk bekerja di rumah sakit.

4. Bertanggung jawab tentang palaksanaan etika profesi


PERAN DAN FUNGSI

Peran komite medik di rumah sakit Dr. Soedjono Sebagai berikut :
1.
Menampung semua aspirasi dan pendapat serta memformulasikan menjadi usulan kebijakan yang kemudian ditetapkan oleh Kepala Rumah Sakit.

2. Membantu kelancaran fungsi rumah sakit rujukan di Kesdam IV/Diponegoro.

Fungsi komite medik RS Dr. Soedjono adalah :

1.Dalam manajemen adalah membuat perencanaan dan mengadakan evaluasi atas
implementasi rencana.

2.Dalam lingkup komite medik dapat :

a.Mengambil keputusan

b.Memberikan alternatif pemecahan masalah untuk disampaikan kepada Kepala Rumah Sakit.

c.Mengajukan rekomendasi kepada Kepala Rumah Sakit.

d.Menyampaikan informasi ke arah vertikal maupaun horisontal.

e.Memberikan pertimbangan kepada Kepala Rumah Sakit.

f.Menangani masalah khusus yang muncul dalam masalah medik.

URAIAN TUGAS

Ketua : Dipilih di antara angota komite medik dan bertindak sebagai koordinator dalam mencapai tujuan dan program-program komite medik.

Tugas Ketua :

  1. Bertanggung jawab atas terlaksananya semua program komite medik dan mempertanggungjawabkannya kepada Kepala Rumah Sakit.
  2. Mewakili komite medik untuk tugas eksternal.
  3. Koordinasi internal dengan anggota komite medik.
  4. Bila berhalangan, secara otomatis diwakili wakil ketua komite medik, atau sekertaris komite medik.

Wakil ketua :


  1. Mewakili ketua jika ketua berhalangan melaksanakan tugas.
  2. Membantu tugas ketua komite medik dalam perencanaan dan pelaksanaan program kerja komite medik.
  3. Mengontrol penggunaan dana komite medik.

Sekretaris :

1. Bertanggung jawab atas tugas kesekretariatan komite medik.

2. Melaksanakan pekerjaan administrasi pada komite medik.



Jumat, 06 Juni 2008


Sejarah Rumkit Tk II dr. Soedjono tidak dapat dipisahkan dari derap sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, baik pada masa-masa perjuangan kemerdekaan yang ditandai dengan perjuangan fisik melawan penjajah, maupun perjuangan dalam megisi kemerdekaan yang ditandai dengan upaya-upaya peningkatan pelayanan kesehatan melalui kemajuan ilmu dan teknologi.

Rumkit Tk II dr. Soedjono ddidirikan tahun 1917 oleh pemerintah Belanda sebagai rumah sakit militer yang dipimpin oleh seorang dokter Belanda. Selain merawat penderita Belanda, rumah sakit ini juga melayani masyarakat umum dengan membawa pengantar dari aparat desa. Pada awal tahun 1942, yaitu masa penjajahan Jepang, rumah sakit berada dalam kekuasaan Jepang dan hanya khusu merawat tentara Jepang.

Pada tahun 1945, setelah Jepang menyerah, rumah sakit ini berubah menjadi rumah sakit PMI dan sejak 1 Januari 1947 rumah sakit PMI berubah menjadi RSU Wates Magelang. Pada tanggal 1 Maret 1948 RSU Wates diserahterimakan dari pemerintah kepada DKT Divisi III dan diganti namanya menjadi Rumah Sakit Tentara III yang dipimpin oleh Kolonel dr. Soetomo yang kemudian pada tanggal 1 November 1974, nama rumah sakit diganti menjadi Rumah Sakit dr. Soedjono. Nama ini diambil untuk mengabadikan nama Letkol dr. Soedjono, seorang dokter Brigade Kuda Putih yang gugur ditembak oleh Belanda di Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.